Archive for the ‘Humoria’ Category


NYANTAI YUK “NGEGOSIP TENTANG PARA ALAY”. Sekarang ini banyak banget alay-alay bergentayangan di dunia. Salah satu ciri dari alay tersebut adalah tulisannya yang aneh dan di luar nalar serta akal sehat. Di sini, saya akan mengklasifikasikan alay-alay ke beberapa tingkatan atau strata menurut dari tulisan mereka (di sini saya bukan mau ngebahas alay dari wajah atau penampilannya, karena menurut saya, wajah adalah pemberian dari Tuhan yang merupakan anugerah untuk kita. Kalo tulisan kan emang biasanya dibuat oleh para alay itu sendiri).

CIKAL BAKAL ALAY

Cikal bakal alay berasal dari penulisan yang mencampur antara huruf kapital dan tidak. Contoh : “laPer.. mAo maKan sAteY kaMbiNg duLu aaHh…” Pernah dengar teori yang bilang kalo awal ketertarikan seseorang tehadap narkoba adalah bermula dari ketertarikan orang tersebut terhadap rokok? Saya nggak setuju, karna nggak semua perokok tertarik dan akhirnya menjadi seorang junkie atau pemakai narkoba.

Dan nggak semua pemakai narkoba adalah seorang perokok. Alay pun begitu, nggak SEMUA ORANG YG MENGGABUNGKAN HURUF KAPITAL DAN TIDAK, NANTINYA AKAN MENJADI SEORANG ALAY DAN TERTARIK UNTUK MENJADI ALAY. SEKALI LAGI saya TEGESIN, nggak SEMUANYA. Tapi sayangnya, menurut riset yang dilakukan oleh badan meteorologi dan geofisika, sebagian besar para alay sendiri, sebelum menjadi alay sejati biasanya telah melewati tahapan menggunakan gabungan huruf kapital dan tidak. Walaupun lagi-lagi sekali lagi saya tegesin : nggak SEMUA YANG MEMAKAI TULISAN SEPERTI ITU NANTINYA AKAN MENJADI ALAY.

Semua tergantung dari individu masing-masing. Seperti dalam buku PPKn yang saya baca (buku PPKn atau biologi saya juga lupa) : sperma itu ada berjuta-juta, dan cuma sperma yang terbaiklah yang bisa masuk ke ovum dan akhirnya berhasil melakukan pembuahan, lalu berubah menjadi embrio dan akhirnya menjadi manusia. Alay pun kayak gitu. Ada banyak orang yang menggunakan huruf campuran antara huruf kapital dan tidak, tapi nggak semuanya yang akhirnya menjadi alay. Cuma yang berjiwa alay sejati yang akhirnya berhasil melewati tahapan ini dan bisa berlanjut ke tahapan kedua. (lebih…)

Iklan

 

Seorang perempuan menunjukkan celana dalam super jumbo dengan ukuran 74 atau lingkar pinggang 2,6 meter

Celana dalam biasanya berukuran Small (S), Medium (M), Large (L) atau double Large XL dan XXL. Tapi ada celana dalam super jumbo berukuran 105 inchi atau lingkar pinggang 266,7 centimeter alias 2,6 meter. Ya, sangat besar tentunya. Bayangkan saja untuk ukuran celana orang dewasa normal antara 27 sampai 34 atau 38 sudah tergolong gemuk. Tapi celana dalam ini khusus bagi perempuan size 74 dalam perbandingan tersebut atau dengan kode XXXXXXXXXXXXXXXL bisa dibaca X nya ada 15 huruf.

Celana dalam raksasa ini diproduksi oleh The Big Bloomers, sebuah perusahaan milik Dianne dan Laura Mannering yang khusus membuat celana dalam ukuran jumbo bagi perempuan di dunia. Dianne pemilik perusahaan tersebut mengaku, semula sudah dibuat celana dalam jumbo untuk memenuhi pesanan perempuan Amerika, Prancis, Australia dan Selandia Baru. Namun belakangan telepon kantornya terus berdering yang mengeluhkan cenala dalam buatannya masih kurang besar dan kurang nyaman dipakai karena ketat.

Akhirnya Dianne (68) pun memenuhi pesanan itu dan membuat celana dalam raksasa dalam jumlah tertentu untuk kemudian dikirim ke Selandia Baru dan Australia sebagai pengimpor CD jumbo dalam jumlah banyak. “Kami menyadari banyak wanita yang kesulitan mencari ukuran celana besar di toko atau mall maka kami pun fokus membuat produk super jumbo. Dan terbukti produk kami sangat populer dengan permintaan terus meningkat drastis,” kata Dianne ditulis dailymail (1/12).

Padahal celana dalam yang mereka produksi sebelumnya sudah sangat besar untuk ukuran wanita normal, namun demikian masih saja ada permintaan yang lebih besar lagi. Dan akhirnya dibuatlan celana raksasa ukuran XXXXXXXXXXXXXXXL dengan lingkar pinggang 2,6 meter sekaligus menjadi celana dalam terbesar di dunia.  (lebih…)


Sule, sang Komedian Miliarder Multitalenta

Siapa tak kenal Entis Sutisna alias Sule si pelawak pendatang baru multi talenta. Pria kelahiran Cimahi 15 November 1976 kini sudah menjadi milyarder baru, padahal dulu ayah tiga anak ini sempat menjalani jual jagung rebus keliling kampung, pedagang ayam goreng dan kebaya.

Tapi setelah sukses memenangi lomba Audisi Pelawak TPI (API) bersama grup Lawak SOS kini Sule banjir order dan menjadi pelawak milyarder. Penghasilannya lebih dari Rp 1 milyar sebulan didapat dari beberapa stasiun TV misalnya dalam acara Opera Van Java di Trans7, Awass Ada Sule di Global TV. Sejak menjadi juara event SuperStar di Indosiar, Sule sering tampil di televisi menjadi presenter, bintang tamu talkshow, pengisi acara musik dan pelawak atau komedian.

Sule yang pernah dibimbing pelawak senior Kang Ibing ini sudah memiliki bakat melawak sejak kelas 3 SD. Kala itu Sule kecil sering tampil di acara Agustusan.

Ayah dari Rizki (12), Putri (8), dan Rizwan (2) selain melawak juga dikenal pintar menyanyi dan pandai banyol spontanitas melucu. Alumni STSI Bandung ini juga mampu blocking dan memiliki bakat melucu yang sangat khas ditambah lagi rambutnya yang panjang warna pirang melengkapi karakternya.

Kini Sule sudah menjadi milyarder dengan hartanya berupa lima rumah di Bandung dan Jakarta, dua mobil serta dua sepeda motor. Padahal dulu tinggal di rumah kontrakan awal pernikahan dengan Lina (32) tahun 1997.

Dulu penghasilannya melawak belum besar hanya Rp 20 ribu sehari, sehingga masih nyambi berdagang ayam goreng dan berjualan kebaya. Tapi setelah sukses di televisi, Sule memiliki penghasilan milyaran dalam sebulan, termasuk dari Opera Van Java yang memberinya penghasilan Rp 20 juta – Rp 40 juta sekali tampil. (lebih…)


Iseng-iseng cari bahan postingan, eh ketemu yang nyleneh. Pake nyinggung-nyinggung asal kampung halaman lagi, wua…ha..ha… . Yaps, ni..ni.. kata yang paling buaaanyak di konsumsi masyarakat Jawa Timur-an khusus-e arek Suroboyoan, he..he.. (sebelumnya maaf kalo sebenare ga pantes dipostingin, tapi “SEKEDAR TAHU APA SALAHNYA?” ….

Kata “JANCUK” atau “DANCUK” sering dikonotasikan dengan hal yang negatif, sumpah serapah, makian, kata-kata kotor atau apalah. Tapi menurut saya pribadi semua kata tergantung CARA PENGUCAPAN atau aksen yang menggaris bawahinya. Dalam pengertiannya jika pengungkapannya dengan nada emosi, maka aksen atau penekannya pun berbeda jika diucapkan secara normal pembicaraan atau perkataan. Contoh sederhananya saja kata “Anjing”. Menurut arti harfiahnya kan nama binatang, tapi kalo pengucapannya dengan aksen marah maka lain lagi artinya, tow. he…he…

Kata jancok sangat terkenal di Jawa timur, Apa sih artinya? Bagaimana sejarah munculnya kata yang oleh sebagian orang dianggap jorok dan tak pantas diucapkan tersebut? Jancok atau dancok adalah sebuah kata khas Surabaya yang telah meluas ke seanteroIndonesia. Warga Jawa Timur seperti Surabaya, Malang dll turut andil dalam penyebaran kata ini.

Jancok berasal dari kata ‘encuk’ yang memiliki padanan kata bersetubuh atau fuck dalam bahasa Inggris. Berasal dari frase ‘di-encuk’ menjadi ‘diancok’ lalu ‘dancok’ hinggaa akhirnya menjadi kata ‘jancok’.

Ada banyak varian kata jancok, semisal jancuk, dancuk, dancok, damput, dampot, diancuk, diamput, diampot, diancok, mbokne ancuk (=motherfucker), jangkrik, jambu, jancik, hancurit, hancik, hancuk, hancok, dll. Kata jangkrik, jambu adalah salah satu contoh bentuk kata yang lebih halus dari kata jancok.

Makna asli kata tersebut sesuai dengan asal katanya yakni ‘encuk’ lebih mengarah ke kata kotor bila kita melihatnya secara umum. Normalnya, kata tersebut dipakai untuk menjadi kata umpatan padaa saat emosi meledak, marah atau untuk membenci dan mengumpat seseorang. Namun, sejalan dengan perkembangan pemakaian kata tersebut, makna kata jancok dan kawan-kawannya meluas hingga menjadi kata simbol keakraban dan persahabatan khas (sebagian) arek-arek Suroboyo. (lebih…)


Tips Menghindari Pemerkosaan

Sebelumnya mohon maaf, kalo isi postingan ini agak berbau porno, tapi penting lho. Kejahatan di muka bumi ini semakin beragam jenis dan anekanya. Benar-benar membuat miris siapa saja yang hidup di muka bumi ini. Pasalnya manusia mencoba mencari cara teraman untuk menghindari tindak kejahatan oleh sesama. Semisal diberikannya ijin sewa senjata pistol dari pihak berwajib (polisi) untuk pertahanan atau berjaga-jaga jika sewaktu-waktu mengalami tindak kejahatan, dll.

Nah yang paling rentan mengalami tindak kejahatan adalah kaum hawa, dalam kasus ini adalah tindak kejahatan pemerkosaan. Lalu bagaimana cara mencegah dan menghindari kejahatan pemerkosaan ini. Nih, tips sederhana ( ya barangkali manjur buat mencegah kejahatan pemerkosaan…he…he…).

 

Pertama: Bilang saja pada si pelaku kalo Anda mengidap HIV atau AIDS. Ha..ha… kalo yang mau memperkosa masih nekat juga kebangetan dah, tuh… So, pasti ga mau donk kalau dia tertular.

Kedua : Kalo si pelaku masih ga percaya trus nanya kok bisa kena HIV, Anda bilang ke si pelaku kalau dulunya Anda adalah laki-laki yang ganti kelamin, alias waria, yang mengarah dulu Anda sering gonta-ganti pasangan yang juga terkena HIV atau apalah alasan lainnya penyebab HIV yang lain semisal Narkoba (suntik) dll. Intinya Anda dulu adalah pria yang ganti kelamin. Nah lo, masih nekat juga, bener2 dah, emang doyan homo berarti pelakunya. (lebih…)