Archive for the ‘Dimensi Lain’ Category


Kemunculan UFO baru-baru ini di sejumlah wilayah di Indonesia nampaknya menjadi topik hangat di beberapa media massa dan media elektronik Indonesia. Karuan saja warga sekitar tempat adanya insiden kejadian yang diyakini sebagai pendaratan UFO dengan fenomeno berupa bekas yang ditinggalkan tentunya semakin menambah rasa ingin tahu sebagian yang mengunjungi area fenomena jejak UFO tersebut. Juga tentunya menjadi satu tanda tanya besar bukan hanya sebagian masyarakat, akan tetapi sudah mulai merata menjadi bahan perbincangan khalayak umum di nusantara.

Namun terlepas dari pro dan kontra akan kebenaran UFO sendiri, tentunya keberadaan UFO satu wahana misteri tersendiri yang perlu dikaji. Hal ini mengingat Misteri UFO di luar Indonesia khususnya Eropa dan Amerika sudah bukan lagi menjadi berita asing. Kajian Ilmiah yang didasari bukti-bukti tentunya sangat mendukung sejumlah penelitian akan benar apa tidaknya keberadaan UFO itu. Namun bagi Anda sahabat serbaragam yang mungkin saja tertarik mengikuti update tentang permasalahan UFO ternyata di Indonesia ada lembaga Penelitian yang khusus meneliti adanya UFO. Namanya BETA ( Benda Terbang Aneh ), dan alamat situs resmi BETA UFO INDONESIA di http://www.beta-ufo.org/, silahkan cek langsung.

APA ITU UFO ?

LOGO BETA INDONESIA

Istilah UFO (Unidentified Flying Object) atau lebih dikenal dengan istilah “Piring Terbang”. UFO tidak harus merupakan sebuah pesawat luar angkasa, melainkan segala sesuatu yang terlihat di angkasa dan tak dapat dijelaskan. Dari keseluruhan laporan penampakan, umumnya hanya 10% saja yang tidak dapat dijelaskan atau dikenali melalui penyelidikan yang sangat serius. Sementara sisanya 90% dapat dijelaskan sebagai suatu fenomena alam atau hanya benda buatan manusia.

Penggunaan istilah piring terbang pertama kali dipopulerkan oleh reporter yang meliput kesaksian pilot Kenneth Arnold yang melihat sembilan obyek terbang aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Kenneth Arnold terbang dari Chehalis, Washington, untuk membantu mencari sebuah pesawat terbang yang jatuh di lingkungan pegunungan Cascade. Ia dikejutkan oleh sebuah kilatan cahaya di angkasa. Lalu ia melihat sembilan benda terbang, berbentuk bumerang dan tampak berupa logam. Mereka melintas dalam dua barisan di antara puncak Gunung Rainier dan Gunung Adams dalam lintasan yang berombak-ombak.

Bidang yang menyelidiki fenomena tentang UFO dinamakan Ufologi, sementara orang yang melakukan penyelidikan mengenai UFO disebut ufolog. Makhluk yang membawa UFO disebut sebagai ufonaut, dan umumnya lebih sering disebut dengan istilah: E.T. atau ALF (Alien Life Form). E.T. adalah singkatan dari Extraterrestrial, yang artinya berasal dari luar bumi. Namun arena ada teori yang mengatakan bahwa makhluk UFO bisa saja berasal dari bumi (dari dalam bumi atau dasar laut), maka penggunaan istilah alien lebih sering digunakan daripada E.T.

Terlepas dari sejarah UFO sendiri sahabat yang mungkin masih penasaran ada baiknya Googlin pada sumber yang terpercaya, karena sejarah UFO sendiri memang panjang, tapi semenjak kejadian yang diabadikan oleh Kenneth Arnold pada tanggal 24 Juni 1947, dunia mulai beramai-ramai mencari dan menyelidiki tentang UFO.

BAGAIMANA MENGETAHUI ITU UFO APA BUKAN ?

Bila sahabat melihat sesuatu terbang di angkasa, itu belum tentu UFO. Di bawah ini ada beberapa catatan tentang benda-benda terbang yang sering dianggap UFO, padahal bukan. (lebih…)


Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. MAYATNYA MELEKAT PADA KUBAH HIJAU TERSEBUT DAN TIDAK DAPAT DITURUNKAN SAMPAI SEKARANG. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”.

Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi

Bukti Kebesaran ALLAH SWT. Mayat ini Masih ADA SAMPAI SEKARANG !!

SEJARAH

Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m. Bangunan yang sederhana itu hanya berdindingkan tanah yang dikeringkan, bertiangkan pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sebelah Timur bangunan Masjid Nabawi dibangun rumah Nabi Saw, dan sebelah Barat dibangun ruangan untuk orang-orang miskin dari kaum Muhajirin yang pada akhirnya tempat itu dikenal dengan tempat ahli Suffah (karena mereka tidur berbantalkan pelana kuda).  (lebih…)


Jengloat atau Buncul yang hebohkan warga Cirebon - foto : tribun.jabar.co.id

Setelah warga Majalengka yang dihebohkan penemuan makhluk halus dalam sebuah foto, kini giliran warga Cirebon yang mengalami hal serupa. Namun kali ini, bukan makhluk halus di dalam gambar atau foto, melainkan makhluk halus yang bisa dilihat secara kasat mata.

Subhanallah, Maha Besar Allah dengan Kuasanya. Setiap apa yang diturunkan dan terjadi di bumi sesungguhnya hanya ada dua yakni sebagai pilihan bagi umat manusia, Dari Allah dan Dari Syetan. Karena itu sebaik-baiknya ilmu manusia adalah lebih baik bila didasarkan atas atau hanya kepada-Nya saja, Allah Lillahi Ta’ala.

Adalah Jamil (27), seorang tuna wicara warga Desa Pamijahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon yang membuat geger warga. Pria yang dikenal sebagai “orang pintar” itu telah berhasil menangkap sesosok mahkluk halus sejenis jenglot, atau dikenal warga setempat dengan sebutan buncul.

“Yang menemukan dan menangkap buncul itu Jamil. Dia menangkapnya dari Sungai Soka pada tadi subuh sekitar jam 03.00,” ujar salah seorang warga, Sutami (72). Sutami mengatakan, keberadaan buncul atau jenglot di Sungai Soka sudah diketahui warga sejak puluhan tahun lalu. Namun sejauh itu belum ada yang berani menangkap. “Nah baru Jamil itulah yang berhasil menangkap. Kebetulan dia itu ‘orang pintar’,” kata Sutami.

Penangkapan buncul atau jenglot, kata Sutami berawal dari seorang perempuan warga desa setempat yang bercerita bahwa rambutnya telah ditarik makhluk halus saat mandi di Sungai Soka. Namun ketika itu tidak tahu siapa yang narik rambut. Cerita perempuan itu ternyata sampai ke telinga Jamil. Akhirnya pada Minggu (16/1) malam sekitar pukul 20.00, Jamil mencoba menangkap buncul. Dengan dibantu teman-temanya sesama anak muda, Jamil akhirnya berhasil menangkap buncul pada Senin subuh sekitar pukul 03.00. Buncul yang ditangkap Jamil bukan dari sungai, namun dari bebatuan cadas yang ada di pinggir sungai. Dipercaya warga, batu cadas tersebut sebagai tempat persembunyian buncul. (lebih…)


Atom adalah partikel terkecil, begitu ilmu pengetahuan mengajarkan. Tapi sesudah tahun 1900-an para ahli menemukan bahwa masih ada yang lebih kecil lagi dari Atom yakni Inti Atom. Belakangan, ketika ilmu pengetahuan terus melaju, para ilmuwan kemudian menemukan bahwa Inti Atom itu masih bisa dipecah lagi. Begitu seterusnya.

Dan kini para ahli sudah sampai pada sebuah partikel terkecil yang disebut Higgs Boson. Dan Higgs Boson inilah yang disebut sebagai ibu dari segala partikel yang diyakini pertama kali membentuk jagad raya. Para ahli bumi menyebut Higgs Boson sebagai “partikel Tuhan”.

Sejumlah ahli kini terus berusaha menemukan partikel ini. Bahkan, menempati urutan pertama dalam daftar resolusi sains 2011. Jika alam baik pada kita, ‘partikel Tuhan’ akan ditemukan tahun 2011,” kata fisikawan, Christoph Rembser kepada LiveScience. Rembser bekerja di European Laboratory for Particle Physics (CERN) di Jenewa, di mana laboratorium penubruk atom, Large Hadron Collider (LHC) berada.

Di LHC terdapat akselelator berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer di bawah tanah. Di sana, para ilmuan menguji tumbukan-tumbukan partikel berenergi sangat tinggi, sehingga bisa ‘melihat’ gambaran materi pada skala terkecil, sebagaimana yang terbentuk sesaat ketika seper-semiliar detik setelah Big-Bang — pembentukan jagad raya.

Magnet berkekuatan tinggi yang ditempatkan di sekeliling terowongan berfungsi untuk menambah kecepatan.

Ketika dua partikel bertabrakan, para ilmuwan mengubah energi kinetik yang sangat besar menjadi hal baru melalui persamaan Einstein, E = mc2 — bahwa energi dapat dikonversi menjadi massa (dan sebaliknya). Sehingga makin besar energi tabrakan, semakin besar partikel baru yang dapat dihasilkan. (lebih…)


suherman saat dihubungi inilah.com

Fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau dikenal Piring Terbang Misterius semakin santar di dunia, bahkan sekarang di Nusantara – Indonesia pun keberadaan UFO tidak lagi hanya dijadikan bahan gunjingan, melainkan sudah dijadikan bahan penelitian sejumlah organisasi yang menyertakan ilmuwan-ilmuwan di bidangnya. Sebut saja BETA UJO, satu lembaga yang khusus mempelajari dan meneliti keberadaan UFO di Indonesia.

Baru-baru ini BETA UFO mengabarkan bahwa seorang pria Sukabumi telah mengaku diculik oleh UFO beberapa waktu lalu. Setelah 12 tahun, pria ini akhirnya berani menceritakan peristiwa penculikan itu. Pria yang tinggal di sanggar Protagon Bukit Pakar Timur, Bandung, itu bernama Suherman. Pria asli Sukabumi ini akhirnya mau menceritakan kejadian dia dibawa UFO setelah menyimpan ceritanya selama 12 tahun. “Saya tak berani menceritakan cerita ini karena takut dianggap gila,” katanya.

Suherman mengaku sebelum diculik, ia melihat sebuah benda berbentuk cakram bersinar mendekati dirinya dengan kecepatan sangat tinggi. Kemudian, ia mengaku mendadak tak sadarkan diri, ketika sadar ia sudah terbaring dalam sebuah ruangan pesawat (UFO). Kemudian, dia mengaku makhluk dalam pesawat itu lebih kecil dari manusia, “Kira-kira tingginya lebih dari satu meter,” katanya. Selain itu, makhluk itu memiliki kepala yang lebih besar, mata yang lebih besar, mulut yang lebih kecil, dan hidungnya seperti rongga. Dia juga menuturkan bahwa makhluk itu kebanyakan tidak memiliki rambut, meski terdapat juga yang memiliki sedikit rambut. Warna kulit makhluk itu berwarna coklat tua mengarah ke warna hitam. (lebih…)